Home » Berita Utama » Lagi, Sofhian Mile Terima Penghargaan
Lagi, Sofhian Mile Terima Penghargaan
Bupati Banggai, Sofhian Mile, kembali menerima penghargaan Desa Membangun Indonesia, dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Nampak Bupati didampingi Ketua TP PKK Nini Angraini Mile foto bersama Kepala BPMPD, Kades Kades Lembah Makmur dan pelajar yang baru kembali dari Kampung Pare, Kediri, di Polabotan, Senin (7/12).

Lagi, Sofhian Mile Terima Penghargaan

LUWUK—Bupati Banggai, Sofhian Mile, terus mengukir prestasi menjelang berakhirnya masa jabatannya untuk periode pertama. Penghargaan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat tersebut  datang disaat satu dua ketua partai di daerah ini menudingnya sebagai pembohong. Bahkan yang lebih parah tudingan molokoimbu yang sering diumbar oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai Syamsul Bahri kehadapan publik.
Anugerah Desa Membangun Indonesia dari pemerintah pusat tersebut seakan mengkonfirmasi bahwa tudingan pemerintah daerah tidak membangun desa termentahkan dengan sendirinya.
Setelah menyabet juara terbaik untuk tiga kategori anugerah Desa Membangun Indonesia tingkat provinsi Sulawesi Tengah,  dua pekan lalu, Kabupaten Banggai dibawah kepemimpinan Bupati Sofhian Mile, kembali menerima penghargaan berupa Anugerah Desa Membangun Indonesia dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyisihkan 447 kabupaten/kota se Indonesia.
Piagam penghargaan Nomor Nomor 1598/DPPMD/XII/2015 Anugerah Desa Membangun Indonesia dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang diterima di Jakarta itu diserahkan oleh Kepala Dinas BPMPD kepada Bupati Banggai, di Palabotan, Rumah Jabatan Bupati, Senin (7/12). Bupati Sofhian Mile ditetapkan sebagai Pembina Kabupaten Terbaik Satu untuk Kategori Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa.   Sementara Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merebut juara terbaik dua.
Bersamaan dengan itu, Bupati Banggai juga menyerahkan piagam penghargaan prioritas penggunaan dana desa dan padat karya kepada Kades Lembah Makmur Kecamatan Bualemo.
Soal membangun desa, Pemerintah Sofhian Mile, memang memberikan perhatian maksimum. Dari sisi anggaran misalnya, sejak tahun 2010-2015, alokasi dana desa (ADD) meningkat secara signifikan dari semula hanya Rp 10 miliar menjadi Rp 91,07 miliar atau meningkat 810,7 persen. Sedangkan APBDesa dari Rp 19,6 miliar menjadi Rp 176,297 miliar pada tahun 2015 atau naik sekira 799,47 persen. Bersamaan dengan itu, TPAPD juga meningkat dari Rp 7 miliar pada tahun 2011 menjadi Rp 42,048 miliar atau meningkat 500,69 persen. Itulah mengapa, saat ini, honor kepala desa mencapai Rp 2 juta serta Ketua BPD mencapai Rp 1 juta rupiah.
Bahkan diakhir masa jabatannya periode pertama, Sofhian Mile, yang juga calon petanahan ini, merencanakan alokasi dana desa sekira Rp 1 miliar per desa. Hal ini berdasarkan asumsi APBD-P 2015 yang telah mencapai Rp 1,534 triliun. Komitmen mengalokasikan anggaran desa 10 persen sesuai amanat undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa memungkinkan pemerintah daerah menggelontorkan anggaran desa dari APBD senilai Rp 150 miliar tahun depan. Anggaran sebanyak itu diluar proyeksi ADD yang berasal dari pusat sekira Rp 172 miliar. (ris)

About uman