Home » Politik » 3 Tanda Kemenangan Win-Star
3 Tanda Kemenangan Win-Star
Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Herwin Yatim-Mustar Labolo memberikan orasi politik saat pelaksanaan kampanye akbar, pekan lalu.

3 Tanda Kemenangan Win-Star

LUWUK—Juru bicara pasangan calon Herwin Yatim dan Mustar Labolo, Ismail Indek menyatakan, tanda-tanda kemenangan pada 9 Desember mendatang mulai terlihat. Setidaknya, gejala itu terlihat di 3 kegiatan yang diprakarsai paslon yang populer dengan tagline Win-Star.
“Yakni, kegiatan gerak jalan sehat Win-Star, kampanye akbar Win-Star dan pelepasan 1.000 lampion yang merupakan puncak kegiatan Win-Star menyambut berakhirnya tahapan kampanye Pilkada serentak tahun ini, Minggu (6/12) malam lalu,” klaim, Ismail, Senin (7/12).
Dimana antusias ribuan rakyat yang menghadiri kegiatan itu menjadi dorongan optimistis Win-Star mendapat dukungan dan kepercayaan dominan dari rakyat kabupaten Banggai. Apalagi, Win-Star kata Ismail, adalah satu-satunya paslon yang nyaris belum pernah tercela sebagai pejabat publik. Ditambah lagi, Herwin dan Mustar merupakan politisi ulung  yang memiliki pengalaman baik dibidang birokrasi maupun persoalan politik.
“Saya rasa itu sudah terlihat jelas melalui setiap penampilan Herwin-Mustar. Dan sejauh ini, Win-Star adalah paslon yang alergi dengan gaya berpolitik tak beretika, seperti memfitnah, menghujat atau mencederai elektabilitas kandidat lain dengan menabrak regulasi,” jelas Ismail.
Meski begitu, dalam rana politik jelang Pilkada, apapun bentuk keberhasilan dan keunggulan tersebut masih saja dibantah oleh pihak rivalitas. Entah apa alasannya, namun menurut Ismail, itu merupakan bentuk kekhawatiran akan potensi kemenangan Win-Star.
“Kalau mau diulas satu persatu, saya rasa begitu banyak kegiatan kreatif yang dilakukan Win-Star yang berhasil memantik simpatik rakyat. Kami tenang dan santai saja menghadapi hasil akhir Pilkada yang tinggal menyisakan waktu 2 hari lagi. Yang jelas saya optimistis kemenangan untuk wajah baru, semangat baru dan harapan baru melalui pemimpin baru, yakni Win-Star,” tuturnya.
Sementara itu, fungsionaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banggai, Fuad Muid menuturkan alasannya di Pilkada Banggai tahun ini membulatkan tekad untuk berjuang bersama Herwin dan Mustar. Politisi yang pernah menjajakan karir sebagai calon bupati pada Pilkada Banggai 2011 silam ini sejatinya rivalitas Herwin Yatim yang ketika Herwin maju mendampingi Sofhian Mile.
“Dari seluruh peserta Pilkada tahun ini kami saya telah mempertimbangkan, mengkaji siapa figur yang layak didukung dan dimenangkan. Saya melihat track record Herwin dan Mustar merupakan pasangan calon pemimpin muda energik, belum pernah tercelah, berkomitmen serta memiliki harapan besar serta konsep luar biasa membangun daerah dengan mengabdikan diri sebagai bupati dan wakil bupati,” terang Fuad, pekan lalu.
Alasan senada juga dilontarkan Musdar Amin yang juga menjadi rivalitas Herwin di Pilkada silam. Mantan wakil bupati Banggai ini menuturkan, segala bentuk pertimbangan telah dilakukan. Diakuinya, Herwin Yatim bukanlah putera asli tanah Babasal. Namun, apalah arti putera daerah jika tak dapat mengabulkan apa yang menjadi cita-cita rakyat.
“Herwin dan Mustar adalah putera yang siap mengorbankan hidup untuk semata-mata mengabdikan diri terhadap daerah. Keduanya adalah putera cerdas, religi, pengayom yang siap menampung dan merealisasikan aspirasi rakyat,” seru Musdar.
Komitmen Win-Star, setidaknya terlihat dengan adanya kartu petani dan nelayan sejahtera. Itu, kata Musdar, merupakan janji, komitmen dan keseriusan Win-Star untuk meningkatkan perekonomian rakyat untuk perubahan besar kabupaten Banggai 5 tahun kedepan.
Tak berbeda dengan apa yang disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Banggai, Evert Kuganda. Aleg DPRD kabupaten Banggai ini menuturkan, alasan Demokrat mengusung Win-Star karena menyadari paket kandidat itu memiliki konsep serta program pro rakyat serta untuk kemajuan pembangunan daerah dari segala aspek. Itu pula yang mendorong Ketua Umum Partai Demokrat yang juga mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehingga menghadiahkan rekomendasi.
“Artinya, pak SBY juga memiliki keinginan yang sama, yakni memenangkan Win-Star pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang,” tegas Evert.
Lanjut Sekretaris DPC Demokrat Banggai, Badrin Nonsi mengatakan, Win-Star ibarat pohon yang jika ke bawah mengakar dan ke atas berpucuk. Peribahasa itu kata Badrin, mencerminkan karakter Win-Star yang menyatu dengan rakyat kalangan bawah serta memiliki potensi kemenangan yang terus tumbuh ke atas.
“Apalagi yang kita ragukan untuk mencoblos Win-Star 9 Desember nanti. Jiwa kepemimpinan serta merakyat bukanlah hal baru yang dilakukan Herwin. Jauh beberapa tahun silam hal tersebut terus dilakukannya hanya untuk mencari tahu apa sih yang dibutuhkan rakyat. Begitupula Mustar saat masih menjabat aleg DPRD Sulteng,” terangnya.
Kehadiran Win-Star sebagai salah satu peserta Pilkada Banggai tahun ini terbilang berhasil menarik simpatik rakyat. Selain satu-satunya paket kandidat pemimpin baru, dimata Tim Relawan Win-Star adalah pasangan pemimpin baru yang diyakini akan membawa perubahan besar terhadap daerah kedepan.
“Program yang dicanangkan Win-Star seperti, kartu petani sejahtera dan kartu nelayan sejahtera mampu menjawab kegelisahan rakyat. Apalagi, warga hanga-hanga mayoritas berprofesi sebagai petani. Jadi, program itu nyambung dengan kondisi masyakat kabupaten Banggai hari ini. Sebab, yang diinginkan warga hanya program yang menyentuh langsung dengan masyarakat,” terang anggota Tim Relawan Win-Star Kelurahan Hanga-hanga, M Alimudin, Senin (7/12).
Ia juga mengaku tertarik dengan program 100 hari kerja ketika Win-Star menang yakni, mengratiskan pembuatan KTP, akte kelahiran, dan kartu keluarga.
“Ini adalah kebutuhan warga yang paling mendasar. Nah, Win-Star mampu menjawab itu,” terangnya.(man/van/awi)

About uman