Home » Ampana » PGRI akan Rekomendasikan Pemda Naikan Gaji Honorer
PGRI akan Rekomendasikan Pemda Naikan Gaji Honorer
Rahmat

PGRI akan Rekomendasikan Pemda Naikan Gaji Honorer

AMPANA – Nasib guru honorer kategori 2 (k2) semakin tidak jelas. Itu menyusul tidak adanya dana pengangkatan pada angggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2016.
Padahal, Menpan-RB, Yudi Crisnandi telah menyuarakan di gedung DPR-RI saat proses pembahasan. Selain itu, para guru honorer K2 telah melakukan aksi, untuk Kabupaten Tojo Una-una belum lama ini juga dikabarkan para kaum oemar bakrie itu mendatangi gedung DPRD menuntut kepastian.
Ketua PGRI Kabupaten Tojo Una-una, Rahmat mendesak, jika tahun 2016 nanti para honorer k2 belum juga diangkat karena terkendala anggaran, Kemenpan-RB harus bisa meyakinkan DPR- RI bahwa tenaga-tenaga pendidik tersebut sudah wajar dinaikan statusnya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun 2017. “Kemenpan-RB dengan kemampuan negosiasinya, paling tidak mereka segera diangkat,” tandas Rahmat, kemarin (4/12).
Dalam konferensinya, kata Rahmat, pihaknya berkesimpulan untuk merekomendasikan kepada pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Tojo Una-una agar memberikan upah layak secara keseluruhan para guru honorer, baik yang termasuk dalam K2 atau tidak. “Yang tidak masuk dalam K2 justru lebih banyak. Jadi, semuanya harus dinaikan gajinya,” ujarnya.
Rahmat juga membeberkan, gaji para honorer K2 hingga tahun ini hanya dikisaran Rp 500 ribu per bulannya. Akibatnya, mencari pekerjaan sampingan menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Pasti mereka tidak akan fokus lagi mengajar. Sebab, meski di sekolah pikiran sudah di luar,” terangnya.
Pria berkacamata itu menilai, jika pemerintah ingin kualitas pendidikan lebih baik, kehidupan para tenaga pengajar pun harus mendapat jaminan. “Dilihat dari sisi pemenuhan kebutuhan, itu sudah sangat sulit. Apalagi, yang berkeluarga,” katanya. (ali)

About uman