Home » Metro Luwuk » Pemda – Polisi Didesak Tekan Pengguna Narkoba
Pemda – Polisi Didesak Tekan Pengguna Narkoba
Ribuan pil koplo hasil tangkapan satuan reserse Narkoba Polres Banggai, beberapa waktu lalu.

Pemda – Polisi Didesak Tekan Pengguna Narkoba

LUWUK-Pemerintah daerah bersama BNN dan aparat kepolisian resor banggai didesak menekan jumlah pemakai narkoba di kabupaten Banggai. Pasalnya, penggunaan barang haram tersebut diduga masih marak di daerah ini, dan dilakukan secara terselubung.
“Paling tidak, itu bisa diminimalisir. Caranya, melalui dorongan pemberian motivasi hidup, dukungan keluarga, dan rehabilitasi,” ujar, Mardi L, warga Kelurahan Luwuk, Minggu (6/12) kemarin.
Mardi menyarankan, pihak BNN dan Polres banggai mengawasi pintu masuk para pelanggar tersebut, terutama di bandara, pelabuhan serta terminal yang merupakan akses utama tempat masuknya para pengedar.
“Bandara, pelabuhan dan terminal itu yang paling utama harus dijaga ketat. Agar tidak kecolongan karena biasanya penyelundup narkoba melewati pelabuhan-pelabuhan kecil,” katanya.
Ia menekankan pentingnya sinergitas antarseluruh pemangku kepentingan seperti aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menangani kejahatan narkoba. Sebab, narkoba dinilainya sebagai permasalahan pelik karena suplai narkotika di Indonesia terbilang cukup tinggi disebabkan adanya kebutuhan dari 4 juta pecandu barang haram itu. Menyasar semua umur, profesi, status sosial, mulai dari rakyat biasa hingga pejabat negara.
“Data Badan Narkotika Nasional (BNN), mengestimasi jumlah penyalahguna narkoba di Indonesia berada di rentang 3,8 juta hingga 4,1 juta orang pada tahun 2014,” terangnya.
Dia juga menegaskan, adanya pemberian hukuman yang berat kepada para bandar narkoba.
“Bandar ini menghancurkan masyarakat, kami minta mereka dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Selain menjangkau para penyalahguna untuk rehabilitasi, pemerintah juga perlu membentuk tim interdiksi atau pengawasan atas pelarangan bisnis narkoba yang kian meningkat di daerah ini. (tr-33)

About uman