Home » Luwuk Utara-Timur » Lapangan Badminton Membahayakan Pemain
Lapangan Badminton Membahayakan Pemain
Kondisi lapangan badminton yang terdapat di GOR Kilongan sangat membahayakan. Latai papan mulai rusak.

Lapangan Badminton Membahayakan Pemain

LUWUK UTARA-Sejumlah pegiat olehraga merasa khawatir dengan kondisi lapangan badminton yang terdapat di gedung olahraga (GOR) Kilongan. Pasalnya, lantai lapangan yang terbuat dari papan tersebut sudah mulai rusak. Kondisi ini sangat berdampak buruk bagi pecinta badminton yang hampir setiap harinya menggunakan lapangan tersebut.
“Kalau kami bermain harus berhati-hati. Lantai lapangan sudah terlepas, yang terlihat latai semen kasar. Kondisi ini sangat mengancam pemain,” ujar seorang pecinta badminton, Try Anugrah, Minggu (6/12).
Ia menyatakan, lantai lapangan tersebut harusnya steril. Sebab, jika pemain sedang semangat bermain pasti tidak memikirkan apapun, hanya kemenangan. Sehingga, tidak banyak pemain yang mengalami kecelakaan kecil akibat bersenruhan langsung dengan lantai dari semen kasar.
Menurutnya, pemerintah daerah harusnya memperhatikan kondisi lapangan, jika menginginkan olahraga di Kabupaten Banggai berkembang dan maju. “Kalau tidak diperhatikan, olahraga pasti tidak akan maju. Karena sarana dan prasarana pastinya akan mendongkrak olahraga di daerah ini,” tandas Try.
Sebelumnya, kepada wartawan koran ini, Moh Zaenal, salah seorang pegiat olahraga juga menyatakan seharusnya pemerintah daerah (Pemda) segera menyelesaikan pembangunan GOR tersebut, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
“Tunggu berapa tahun lagi untuk selesai itu banguan? Takutnya, bangunan belum jadi malah sudah rusak bangunannya” ujarnya.
Menurutnya, jika pemerintah daerah menginginkan olahraga  di daerah ini maju secara pesat, maka pembangunan infrastuktur olahraga harus segera direalisasikan. Sehingga pegiat olahraga pun bisa menunjukan bakat yang sebenarnya.
“Bagaimana mau tunjukan bakat sebenarnya, sementara sarana olahraga masih dalam bayang-bayang. Selama ini bakat anak muda terpendam di bidang olagraha, karena kebingungan mau disalurkan dimana??,” tandasnya.
Ironisnya, kata Zaenal, ia sangat menyesal dengan kondisi di sekitar GOR. Pasalnya, sudah dikelilingi rumput liar dan berbagai jenis sampah. Bahkan drainase tak lagi berfungsi dengan baik. “Banyak yang harus dibenahi di sekitar  GOR itu, kalau masalah sampah itu tinggal kesadaran masing-masing orang,” katanya. (awi)

About uman