Home » Torang p Sekolah » SMKN 1 Luwuk Tidak Optimis dengan UN Online
SMKN 1 Luwuk Tidak Optimis dengan UN Online
Hairudin Lagio

SMKN 1 Luwuk Tidak Optimis dengan UN Online

LUWUK-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) secara online, setidaknya menjadi berita segar untuk sekolah, namun hal tersebut berbalik dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Luwuk. Kepala SMKN 1 Luwuk Haerudin Lagio mengatakan, kurangnya fasilitas komputer di sekolahnya saat ini, membuatnya tidak percaya diri dengan UN online. “Saya tidak terlalu optimis, karena setelah dipelajari alatnya, kita punya siswa hampir 400, sedangkan komputer yang ada hanya 100,” tuturnya Jumat (4/12).
Ia mengaku, sebenarnya minimnya fasilitas komputer sudah dibijaksanai oleh pusat dengan dilaksanakannya UN online tiga putaran. Namun menurutnya itu tidak juga bisa memecahkan masalah, terkecuali komputer yang ada ditambah lagi 30, sehingga bisa mencapai target 3 putaran. “Harus tambah 30 komputer, atau kalau bagimana setiap siswa harus membawa laptop,” tambahnya.
Sebenarnya Hairudin mengaku sudah mendapat petunjuk dari Kabid Dikmen Hamka Puasa, untuk dimediasi ke SMAN 1 dan SMAN 3 Luwuk, karena sekolah tersebut mempunyai komputer pendukung. “Cuma saya bayangkan masa anak (siswa,red) saya di SMKN 1 tapi menyebrang,” terangnya.
Alasan lain menurutnya ialah dari segi alat dimana khawatir kalau rusak, dan karena harus menyediakan 3 ruang Labolatirium, tentu harus menyediakan 3 proktor, atau alat yang menghubungkan jaringan komputer dengan pusat. “Semoga saja proktor itu harganya murah sekitar Rp 1 juta, itu saya masih sanggup anggarkan,” pungkasnya. (ajy)

About uman