Home » Ekonomi » Buah Lokal Laris Manis di Pasaran
Buah Lokal Laris Manis di Pasaran
Seorang pedagang yang memperbanyak pasokan buah lokal karena tingginya penjualan ketimbang buah non lokal, Jumat (4/12).

Buah Lokal Laris Manis di Pasaran

LUWUK—Tahukah buah-buahan lokal apa yang laris manis diserbu para konsumen di kabupaten Banggai, khususnya kawasan kota Luwuk dan sekitarnya? Semangka, mangga, nangka, jeruk dan nenas. Ke lima buahan itu setiap harinya mendominasi penjualan para pedagang buah.
Salah seorang pedagang, Mama Marto mengungkapkan, omset penjualan buah lokal lebih tinggi ketimbang buah asal luar daerah. Jika setiap harinya para pedagang hanya meraih penghasilan dari buahan luar daerah berkisar Rp 100 sampai Rp 150 ribu. Penghasilan penjualan buahan lokal justru 4 kali lipat, yakni mulai Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per harinya.
“Buah Lokal lebih ramai peminatnya ketimbang buahan asal kota Makasar dan Surabaya, seperti apel dan anggur,” ungkapnya, Jum’at (4/12).
Perbedaan harga antara buah lokal dan non lokal menjadi alasannya. Dimana, harga buah lokal lebih murah ketimbang non lokal. Mangga misalnya, buahan lokal ini dijual dengan harga Rp 10 ribu per empat buah. Sedangkan apel dan anggur
Mangga yang merupakan buah lokal hanya dihargai 10 ribu untuk 4 buahnya, Sedangkan apel dihargai mulai dari Rp 7 ribu sampai 10 ribu perbuahnya. Faktor itu yang kemudian menjadi pertimbangan pembeli.
“Tapi semua sesuai dengan kebutuhan dan minat beli konsumen. Tapi kalau dari pedagang kami cenderung memperbanyak stok buah lokal. Apalagi bulan Desember ini sudah memasuki musim buah,” pungkasnya.(tr-35)

About uman