Home » Banggai Kepulauan » Ada Proyek Siluman di KPU Bangkep
Ada Proyek Siluman di KPU Bangkep
Pembangunan garasi, talut dan rabat di kantor KPU Bangkep, diduga merupakan proyek siluman. Diduga siluman karena, walaupun telah selesai di kerjakan, namun ternyata KPU Bangkep tidak memiliki anggaran guna pembiayaan pekerjaan fisik tersebut.

Ada Proyek Siluman di KPU Bangkep

SALAKAN- Ada yang aneh dengan pembangunan sejumlah fasilitas fisik di kantor KPU Bangkep. Seperti talut, pagar, garasi dan rabat, dikerjakan tanpa anggaran yang jelas. Dalam rincian anggaran belanja KPU Bangkep di tahun 2015, tidak ada alokasi anggaran untuk pembiayaan pembangunan  fasilitas fisik itu. Anehnya, pengerjaan fisik itu, terus dikerjakan. Bahkan, untuk pembangunan garasi dan rabat beton sudah selesai dan kini telah digunakan.
Ketua KPU Bangkep, Tamin SPd Msi, ketika dikonfirmasi belum lama ini, mengaku tidak mengetahui soal pelaksanaan fisik di kantornya tersebut.  “Kalau soal itu tanyakan ke pak Sekretaris KPU saja, saya kurang mengetahui hal itu,” kata Tamin.
Anggota komisioner KPU Bangkep yang membidangi tugas Keuangan, Muslim Abd Muis Baskara, Selasa lalu,  memberikan tanggapan yang tidak jauh berbeda dengan ketuannya.
“Tugas saya sebagai komisioner hanya merancang anggaran yang berkaitan secara langsung dengan tugas-tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu, kalau anggaran untuk keperluan kantor seperti pembangunan fisik itu jadi urusan kesekretariatan. Coba dikonfirmasikan saja ke Ali Arham selaku sekretaris KPU Bangkep,” tandas Muslim.
Dikonrfirmasikan masalah ini, Sekretaris KPU Bangkep, Ali Arham, mengaku jika pembangunan talut, garasi, pagar dan rabat tersebut dikerjakan atas inisiatif pribadi dari salah seorang pengusaha jasa kontruksi di daerah tersebut.
“Coba tanyakan saja langsung ke ko Ferdi, dia yang kerja semuanya. Itu inisiatifnya sendiri,” beber Ali Arham via ponselnya Kamis (3/12) kemarin.
Diakui Ali Arham,  pembangunan beberapa sarana fisik di kantornya tersebut, anggaran pelaksanaannya tidak ada. Hingga berita ini diturunkan belum didapatkan klarifikasi resmi dari Ko Ferdi, yang disebutkan Ali Arham sebagai pelaksana pembangunan beberapa sarana fisik di kantor KPU Bangkep.
Kini pertanyaan besar menyeruat sekaitan dengan masalah ini. Banyak kalangan sangsi, jika Ko Ferdi yang disebutkan sebagai pelaksana proyek fisik itu, berani mengerjakan proyek fisik, tanpa ada pegangan dan komitmen apapun dengan orang dalam di KPU Bangkep.
“Tidak mungkin jika tidak ada kesepakatan lebih awal, lantas ko Ferdi berani menggerjakan proyek fisik itu. Saya yakin ko Ferdi berani bekerja, karena sebelumnya telah ada komunikasi dengan orang dalam KPU Bangkep,” nilai Sutrisno Bandu, seorang aktifis LSM di Bangkep, kepada wartawan kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun Luwuk Post, diduga pihak KPU Bangkep, rencananya baru akan mengusulkan anggaran pembangunan sejumlah fasilitas fisik tersebut, pada tahun anggaran 2016 mendatang. Jika benar sinyalemenya seperti demikian, maka ini tentunya akan bertentangan dengan aturan main pengadaan barang dan jasa, yang mengisyaratkan adanya mekanisme dalam menentukan siapa kontraktor pelaksana yang akan dijadikan mitra rekanan nantinya. (Wan)

About uman