Home » Metro Luwuk » Wisata Kilo 5 Butuh Pos Polisi
Wisata Kilo 5 Butuh Pos Polisi
Kerap terjadi tindak kejahatan di lokasi objek wisata Kilo Lima membuat pengunjung dan pedagang berharap diaktifkan kembali pos polisi di tempat itu.

Wisata Kilo 5 Butuh Pos Polisi

LUWUK—Tingginya tingkat kejahatan yang terjadi di tempat wisata Kilo Meter (Km) 5 akhir-akhir ini menjadi dasar pengunjung dan pedagang meminta diadakannya kembali pos penjagaan polisi.
Menurut Hasima, salah satu Pedagang di Km 5, Rabu (2/12), Sebelumnya, pos Polisi pernah ada di sekitar kawasan rekreasi tersebut. Namun, pos tersebut terbakar sekitar beberapa bulan lalu. Setelah kejadian tersebut, sampai saat ini pos polisi tidak nampak di bangun kembali. “Dulu pernah ada pos Polisi di kawasan ini. Tapi, hampir 4 bulan terahir pos itu sudah tidak dibangun kembali. Yang ada sekarang hanya lahan kosong bekas berdirinya Pos Polisi tersebut,” ujarnya.
Ia mengaku, tidak tersedianya pos penjagaan polisi di km 5 saat ini membuat beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal tersebut. “Saat ini sudah banyak kejadian. pelanggan saya motornya hampir dicuri orang. Aksinya dengan pura-pura mabuk. Kalau kedapatan, alasan mereka salah ambil motor karena sudah mabuk. Padahal, saya tahu pasti mereka itu sengaja ingin mencuri motor,” pungkasnya.
Hasima juga menambahkan, banyaknya Cafe yang menjual minuman beralkohol dan menghasilkan pemabuk yang kadang membuat keributan juga menjadi salah satu faktor mengapa pedagang dan pengunjung meminta diadakannya pos penjagaan polisi tersebut. “Kadang kalau selesai munum di cafe, sering terjadi keributan antara sesama mereka. Kadang pelanggan kami kabur ketika terjadi keributan. Yang lebih kami takutkan, jangan sampai karena mabuk, kemudian warung kami diobrak abrik,” ujarnya.
Dengan adanya pos penjagaan Polisi seperti yang diharapkan saat ini, Pengunjung khususnya pedagang akan merasa lebih aman. Sebab, tingkat pelaku kejahatan yang sampai saat ini masi mengancam pengunjung dan pedagang akan menurun. “Kalau pos penjagaan bisa didirikan dan difungsikan kembali, kami akan sangat merasa aman. Pasti orang-orang yang berniat jahat di kawasan ini akan perpikir dua kali untuk bertindak,” pungkasnya.
Mengingat banyaknya pengunjung yang setiap harinya memenuhi tempat wisata Km 5 saat ini, patutnya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai dan instansi terkait  dapat merealisasikan permintaan Pengunjung dan Pedagang Km 5 tersebut. (tr-35)

About uman