Home » Banggai Kepulauan » Kontraktor Diminta Profesional
Kontraktor Diminta Profesional
Memasuki bulan Desember ini, masih ada proyek yang realisasi fisiknya rendah. Berbagai pihak mendesak, agar rekanan sebagai pelaksana proyek pembangunan dapat segera menyelesaikan kewajibannya.

Kontraktor Diminta Profesional

SALAKAN-Memasuki bulan Desember, masih banyak pekerjaan fisik yang belum menunjukan tanda-tanda akan selesai dikerjakan oleh rekanan selaku kontraktor pelaksana. Secara progres dan pencapaian kerja, terdapat proyek fisik yang dikerjakan oleh kontraktor masih ada yang terdapat dibawah lima puluh persen.
Fakta ini, sangat disesalkan oleh berbagai pihak termasuk dari kalangan legislator Bangkep. Kepada wartawan, Selasa kemarin, anggota DPRD Bangkep, Arkam Supu, menyampaikan desakannya kepada pihak rekanan yang menjadi kontraktor di lapangan, agar dapat bekerja profesional dengan mempercepat pekerjaan fisik yang menjadi tangungjawabnya. “Di lapangan saya menemukan banyak pekerjaan fisik yang progres realisasi rendah. Saya pesimis jika proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, mengingat sekarang telah memasuki bulan Desember, yang berarti masa kontrak dari semua proyek fisik akan berakhir. Semua rekanan harus menunjukan profesionalisme kerja mereka,” kata Arkam.
Kepada dinas teknis terkait sebagai leading sektor pelaksana semua proyek fisik, Arkam berharap agar pro aktif untuk mendesak pihak kontraktor agar mempercepat proses penyelesaian pekerjaan fisik di lapangan. “Pihak SKPD selaku penangungjawab pelaksana proyek, jangan diam di tempat. Mereka harus proaktif mendesak para kontraktor agar cepat bekerja,” tekan Arkam.
Masalah keterlambatan pekerjaan dinilai Arkam akan menjadi masalah yang sangat krusial. Sebab, jika pekerjaan fisik tidak dapat diselesaikan tepat waktu, konsekuensinya hasil pembangunan fisik tidak dapat dinikmati azas manfaatnya oleh masyarakat.
Selain masalah percepatan penyelesaian, Arkam juga mengingatkan soal kualitas dan mutu dari pekerjaan fisik. “Waktu tepat pelaksanaan dan mutu yang baik, harusnya menjadi ukuran dari setiap pekerjaan fisik yang dilakukan,” tekan Arkam mengingatkan.
Dari pantauan media ini, ditemukan beberapa paket pekerja fisik yang progres pencapaian masih sangat rendah. Salah satunya, yakni pembangunan gedung kantor Inspektorad Bangkep. Amatan media, terlihat capaian hasil realisasi fisik baru mencapai tiga puluh persen dari totalitas pekerjaan. (wan)

About uman