Home » Metro Luwuk » Ini Komentar Tetangga Ko Beng
Ini Komentar Tetangga Ko Beng
Anggota BNN Provinsi Sulawesi Tengah ketika berbincang dengan Kapolres Banggai AKBP Jamaluddin Farti, usai penangkapan terhadap Ko Beng, bandar besar Sabu-sabu, Jumat (27/11) pekan lalu.

Ini Komentar Tetangga Ko Beng

LUWUK– Pasca penangkapan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah terhadap Ko Beng alias WA, bandar Sabu-sabu, ketika berada di kediamannya, di lorong Ebenheizer, kelurahan Soho, Jumat (27/11) pekan lalu. Sejumlah komentar warga mulai bermunculan, tak terkecuali tetangganya.
Misalnya, Junai-pria yang akrab dengan nama itu- mengatakan, pelaku diketahuinya sudah lama bergelut sebagai bandar barang haram itu. Menurutnya, baik BNN maupun pihak kepolisian sebenarnya memang sudah lama mengincar gerak-gerik pelaku. Hanya saja, belum ada kesempatan yang tepat.
“Jadi sebetulnya penangkapan yang kemarin itu sudah tidak asing lagi. Karena mereka (BNN dan Polisi-red) memang sudah lama mengincar-incar dia (Ko Beng-red),” ungkap tetangga ko Beng itu.
Jika penangkapan dilakukan tanpa perhitungan untuk membongkar jaringan terselubung lainnya, dikhawatirkan pihak BNN dan Kepolisian meskipun telah bekerjasama, akan kesulitan menyingkap jaringan lain di kemudian hari.
“Jadi saya rasa itu sudah strateginya mereka (BNN dan polisi,red). Bisa jadi dalam waktu dekat ini akan ada lagi yang menyusul (ditangkap-red),” tutupnya.
Berbeda dengan Jalil, juga tetangga ko Beng. Menurutnya, Ko Beng, dicurigai menjalankan bisnis sabu diketahui dari banyaknya tamu yang datang, silih berganti setiap hari. “Boleh dikata pejabat juga mungkin ada, tapi saya tidak berani mengatakan secara pasti,” katanya.
Sambung dia, di rumah Ko Beng terpasang kamera CCTV. Maksudnya, kalau itu disita polisi untuk kepentingan barang bukti dalam penyidikan nanti, dia meyakini, semuanya pasti akan terbongkar.
“Akan ketahuan siapa saja orang orang yang pernah datang ke rumahnya (Ko Beng-red),” tukasnya. (tr-33)

About uman