Home » Metro Luwuk » Waduh… Bantuan Kompor Gas Abal-Abalan
Waduh… Bantuan Kompor Gas Abal-Abalan
Bantuan kompor gas dari pemerintah dalam kondisi rusak, bahkan tak dapat digunakan, Jumat (27/11).

Waduh… Bantuan Kompor Gas Abal-Abalan

PAGIMANA—Aneh! Ada yang tidak beres dibalik pembagian LPG serta kompor gas yang merupakan program bantuan Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Banggai kepada warga yang berpenghasilan rendah. Bukannya disambut syukur, upaya konversi minyak tanah ke gas itu justru menuai komplain dari para penerima.
Pasalnya, bantuan yang belum digunakan tersebut kondisinya malah telah megalami kerusakan, bahkan diantaranya tak dapat digunakan lagi. Hal tersebut terjadi di desa Lambangan, kecamatan Pagimana, Jumat (17/11).
Informasi yang dihimpun koran ini, Jumat kemarin menyebutkan, sejumlah bantuan kompor gas mengalami kerusakan pada body berkarat, berlubang serta pada bagian regulator mengalami keretakan. Akibatnya, timbul kecurigaan bahwa bantuan yang diberikan berkualitas rendah alias asal-asalan.
”Ini kompor belum di gunakan so rusak, bocor-bocor dan berkarat, belum lagi regulatornya yang juga mudah rusak dan ini sangat membahayakan bagi warga yang menggunakannya,” keluh salah seorang warga, Tanto.

Warga Minta Sosialisasi Penggunaan LPG

Sementara itu, sejumlah penerima bantuan LPG beserta kompor gas meminta pemerintah terkait untuk memberikan pendampingan dalam bentuk sosialisasi penggunaannya. Pasalnya, warga yang belum terbiasa menggunakan LPG mengaku khawatir akan bahaya sarana masak-memasak tersebut.
Udin, salah seorang warga desa Lambangan mengaku bingung tentang tata cara penggunaan LPG. Olehnya, ia berharap dalam waktu dekat adanya peran pemerintah agar bantuan tersebut segera dapat digunakan.
“Harusnya sebelum masyarakat mengambil bantuan tersebut terlebih dahulu di lakukan sosialisasi oleh petugas cara penggunaan kompor gas. Saat ini bantuan kompor di sertai tabung gas, selang serta regulator telah di ambil masing-masing warga tapi belum berani digunakan,” sesal dia yang di amini kerabatnya, Istanto, Jumat kemarin.(anto)

About uman