Home » Kampus » Mahasiswa Bersatu untuk Sultim
Mahasiswa Bersatu untuk Sultim
Aliansi mahasiswa Unitka dan UML saat melakukan aksi damai, di tugu Adipura Luwuk, Kamis (26/11).

Mahasiswa Bersatu untuk Sultim

LUWUK-Aliansi Mahasiswa Universitas Tompotika (Untika) dan Univeristas Muhammadiyah Luwuk (UML), kemarin (26/11) melakukan aksi damai  untuk mewujudkan pemekaran Sulawesi Timur (Sultim).
Aksi yang digelar sekira pukul 15:38 Wita itu, terlihat mahasiswa secara bergantian berorasi untuk menyuarakan aspirasinya. Tuntutan mereka bukan tanpa alasan.
Wismar Ali, selaku koordinator aksi menyatakan, sesuai amanat otonomi dan kemandirian daerah yang tertuang dalam, UU No. 32 tahun 2007 merupakan landasan hukun untuk melahirkan Sultim.
Ia memjelaskan, setelah terbit surat keputusan dari tiga Bupati yaitu, Bupati Banggai, Banggai Kepulauan dan Morowali pada 28 Juli 2004 lalu, yang menentukan Luwuk sebagai calon ibu kota Sultim. Serta diterbitkan surat dari DPR-RI yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, tentang pengusulan 17 Rancangan Undang-undang (RUU) mengenai pembentukan Kabupaten/Kota, Provinsi. Dan salah satunya adalah Sultim. Olehnya itu, aliansi Mahasiswa Untika dan UML menuntut pemekaran Sultim harga mati, dan tidak bisa ditawar lagi. “Sulawesi Timur harga mati!!!,” tegasnya.
Wisman juga menambahkan, pada tanggal 5 Januari 2011, telah dikeluarkan surat keputusan DPRD Provinsi Sulteng yang berisi tentang persetujuan dan pelepasan Kabupaten yang menjadi cakupan wilayah Sultim. (kha)

About uman