Home » Berita Utama » Aduh… Aktivis Ini Duga SMILESUKA Sengaja Dipermalukan
Aduh… Aktivis Ini Duga SMILESUKA Sengaja Dipermalukan
Adar Lasalimu

Aduh… Aktivis Ini Duga SMILESUKA Sengaja Dipermalukan

LUWUK –  Ada yang tidak beres dengan sistem administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai. Dugaan tersebut datang dari sejumlah aktivis pegiat Organisasi Kepemudaan (OKP), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Luwuk. Itu menyusul adanya komplain dari calon bupati nomor urut satu, Sofhian Mile, yang keberatan atas iklan visi misi paslon peserta Pilkada Banggai yang ditayangkan KPU melalui sejumlah media massa lokal beberapa hari terakhir pekan ini. Pasalnya, pada visi misi paslon dengan tagline Smile-Suka tersebut menyerupai visi misi Presiden dan Wakil Presiden RI, Jokowi-JK.
“Hmp… ada apa dengan KPU. Apakah ini bentuk kekeliruan lagi, kalau benar demikian lalu mengapa baru diklarifikasi sementara media massa terkait sudah beberapa kali menayangkan visi misi itu. Atau jangan-jangan KPU tidak pernah baca koran?” tanya Adar Lasalimu, Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat IMM Luwuk, Jumat (27/11).
Menurut Adar, ini adalah kesalahan terbesar KPU sebagai institusi penyelenggara Pilkada. Penayangan tersebut, lanjut dia, sangat-sangat merugikan dan mempermalukan Smile-Suka di hadapan publik yang notabene adalah wajib pilih 9 Desember mendatang. Yang tak kala dikhawatirkan adalah, dampak dari pada persoalan ini kemudian dimanfaatkan paslon lain dalam mencari kesalahan rivalitas.
“Yang harus dipahami saat ini persaingan makin kompetitif. Kesalahan sekecil apapun itu akan menjadi konsep baru bagi rivalitas untuk mencederai elektabilitas paslon, apalagi kesalahan yang seperti ini. Jangan karena persoalan ini kemudian memicu terjadinya konflik, sebab tidak menutup kemungkinan ada simpatisan fanatik Smile-Suka yang tidak menerima persoalan ini dibawah-bawah rivalitas dalam orasi politik. Alasannya, mereka tahu dan paham siapa yang benar dan dimana letak kesalahannya,” jelas dia yang diaminkan Lukman Lapikore.
Dalam pemberitaan media lokal hari ini (kemarin,red) Ketua dan Sekretaris KPU yang dihubungi Sofhian Mile melalui via telepon mengaku tak tahu akan hal itu. Kalau seperti itu, tegas Adar, apa sebenarnya yang diketahui dan menjadi wewenang pimpinan lembaga. Kalau benar mereka (Ketua dan Sekretaris KPU,red) tidak tahu, lalu siapa dan dimana letak kesalahan ini.
“Atau ada oknum bagian administrasi KPU yang coba bermain kotor. Sebab, dari apa yang saya simak melalui pemberitaan media selama ini serta penyampaian Smile-Suka saat debat kandidat jilid I dan II tidak pernah ada perjelasan terkait visi misi yang ditayangkan KPU. Saya rasa KPU tahu itu, sebagai penyelenggara mereka paham betul akan hal itu. Tapi kenyataannya, hmp… sangat disesalkan,” kesal Adar.
Mengapa tidak, sambung dia, sebelum menayangkan visi misi KPU berkoordinasi dengan pihak paslon. Harus ditelusuri dimana sebenarnya letak permasalahan, apakah di KPU atau justru kesalahan paslon melalui LOnya.
“Tapi kita tetap optimistis Pilkada tahun ini akan tetap berjalan aman, damai dan kondusif. Semoga saja ini jadi bahan evaluasi terhadap KPU. Kalau seperti begini terus bisa rusak citra KPU sebagai penyelenggara Pilkada,” pungkasnya.(man)

About uman