Home » Berita Utama » Dikeroyok, Simpatisan Win-Star Lapor Polisi
Dikeroyok, Simpatisan Win-Star Lapor Polisi
Basir saat menunjukan luka di jidad berikut bekas darah di pakaiannya, Kamis (26/11) malam.

Dikeroyok, Simpatisan Win-Star Lapor Polisi

SEMENTARA itu, Basir, warga Desa Eteng yang menjadi korban pengeroyokan massa salah satu paslon langsung melapor polisi, tadi malam. Di hadapan aparat, Basir mengaku menjadi korban amukan massa pendukung pasangan calon bupati wakil bupati nomor urut 2 sekira pukul 04.00 sore,  kemarin.
Menurut Basir, kejadian bermula saat dirinya menemukan selebaran itu terbungkus di kantong plastik, di salah satu tempat penjualan es kelapa muda di Moilong. “Tak disangka-sangka, tiba-tiba datang massa pendukung pasangan calon nomor urut 2 sebanyak 10 orang lebih dan mengeroyok saya,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Banggai, tadi malam (Kamis 26/11).
Simpatisan paslon nomor urut 3 ini menyebutkan, dalam selebaran dibeberkan adanya pengusiran oleh massa pendukung nomor urut 2 terhadap salah satu paslon (Sofhian Mile-red) ketika melakukan kampanye di Kecamatan Moilong. “Pas saya lagi rencana mau cas HP, tiba-tiba datang mereka massa pendukung paslon nomor urut 2, menghampiri saya dan langsung melayangkan pukulan,” ujarnya. Setelah mengeroyok, massa langsung kabur.
Sambil terbata-bata, Basir meminta dalam pemilukada 9 Desember 2015 mendatang, masyarakat memilih pemimpin yang benar-benar tidak mengedepankan gaya preman dalam memimpin. “Bagaimana nanti jika pemimpin pake sistem preman. Karena masalahnya ini bukan lagi gaya kepemimpinan orde baru,” tutupnya.
Pihak Kepolisian Resor Banggai mengonfirmasi sudah menerima laporan tersebut. Hanya saja, siapa pelaku pemukulan belum diketahui dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Bukti selebaran sudah masuk, mengenai pelaku, belum diketahui. Tapi, korbannya sudah menjalani visum,” singkat salah satu anggota Polres Banggai kepada Luwuk Post, tadi malam.(tr-33/tr 35)

About uman