Home » Torang p Sekolah » Rachmisani Banjir Pujian
Rachmisani Banjir Pujian
Rachmisani Sangkota

Rachmisani Banjir Pujian

LUWUK-Kegiatan demi kegiatan hingga upacara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Guru Nasional (HGN) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 70, terbilang sukses. Namun siapa dibalik suksesnya kegiatan ini? Ya, dia adalah Rachmisani Sangkota. Meski hanya sebagai Wakil Ketua PGRI, tetapi wanita ini bisa menyulap moment tahunan ini layaknya pesta rakyat. “Luar biasa peran beliau dalam kegiatan ini,” tutur guru SMAN 2 Luwuk Ardi Umar, yang disahuti oleh sejumlah guru lainnya.
Tak itu saja, ketua panitia pelaksana Moh Amin juga angkat jempol dengan upaya Rachmi yang memeriahkan HUT HGN dan PGRI, karena banjir dengan doorprize, dan hadiah utamanya adalah 1 unit sepeda motor. “Pada tahun ini berbeda sekali, berkat wakil ketua PGRI (Rachmisani Sangkota,red), karena ada berbgai hadiah dari BRI,” ungkapnya.
Amin juga mengaku, berkat Rachmi, tidak ada lagi pungutan yang dilakukan kepada guru seperti pada tahun-tahun sebelumnya. “Itu berkat kerjasama PGRI dan pihak BRI, tidak ada lagi pungutan, olehnya saya katakan upaya Rahmi sukses,” tegasnya.
Sementara itu seorang guru dari SDN 3 Luwuk juga mengungkapkan Rachmi adalah sosok yang tegar, karena tetap berupaya mensukseskan kegiatan meski tengah dilanda duka, pasca kepergian saudara kandungnya Mahtar Sangkota. “Walau dalam keadaan duka, ibu Rahmi tetap semangat,” tandasnya.
Kepala BRI Cabang Luwuk Wahib Gunadi juga mengaku sangat senang atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses. “Semoga kedepan lebih baik lagi, selama ini hubungan BRI dengan PGRI sudah baik, seperti penyaluran sertifikasi yang tidak pernah terlambat, itu menjadi tolak ukur kami,” terangnya.
Rachmisani yang ditemui Luwuk Post mengungkapkan, kalau apa yang dilakukannya bukan karena ingin mencari nama ataupun ketenaran, tetapi karena tanggung jawab sebagai pengurus PGRI. “Ini saya dan teman-teman laksanakan kerena merasa terpanggil, karena selama ini tidak kelihatan gaungnya, dan selama ini setiap HUT kami hanya nebeng pada kegiatan lain, sehingga guru-guru tidak dilibatkan dalam kegiatan,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, meski dikemudian hari jabatannya di PGRI lepas, namun tidak menutup pintu hatinya untuk tetap membantu, karena jiwa guru sudah mendarah daging dalam tubuhnya. “Walau hanya anggota saya tetap akan beri kontribusi,” pungkasnya. (ajy)

About uman