Home » Kriminal » Dicuri, Lalu Dibakar
Dicuri, Lalu Dibakar
HANGUS : Kendaraan roda dua jenis Honda berwarna Silver DN 5128 milik Pandi, Senin (20/10) kemarin ditemukan hangus di jalan poros kelurahan Tanjung Tuwis. [foto Upic/Luwuk Post]

Dicuri, Lalu Dibakar

Diduga Pelaku Kesal, Gagal Hidupkan Motor Curian

LUWUK-Pusing tujuh keliling, setidaknya itu yang dirasakan, Pandi, karyawan BTPN, Minggu (19/10) sekira pukul 21.00 Wita. Sebab, ketika keluar dari lokasi tournament futsal yang diselenggarakan di Maleo Sport Sentral Sulawesi, Pandi menemukan kendaraannya sudah tidak berada di parkiran.
Informasi yang berhasil dihimpun Luwuk Post menyebutkan sesaat sebelum kejadian. Pandi, yang berdomisili di kelurahan Hanga-hanga tersebut ikut dalam tournament futsal di gedung olahraga Maleo Sport di kelurahan Jole sekira pukul 20.00 Wita. Asik bermain dalam lapangan indoor, Pandi dan kawan-kawan tak lagi memperhatikan posisi kendaraan yang berada di luar gedung. Terlebih adanya security dan selama beberapa kali parkir di lokasi itu, terbilang aman. “Motor saya ad di barisan kedua, sementara motor terparkir 3 baris ke belakang. Mestinya dia (pelaku,red) kesusahan untuk mengeluarkan kendaraan itu,” jelas Pandi ketika ditemui di Mapolres Banggai, Senin (20/10) kemarin.
Coba dikonfirmasi ke pihak pengelola, Pandi dan kawan-kawan malah mendapatkan jawaban tak enak. Pengelola mengaku security disiapkan untuk menjaga keamanan di dalam gedung, bukan untuk parkiran. Sempat terjadi adu mulut, karena Pandi merasa ketika mereka menyewa lapangan maka keamanan yang diberikan inklut dengan keamanan kendaraan. Sayangnya, pihak pengelola tetap pada pendiriannya. Kemudian, Pandi dan rekan-rekannya berupaya mencari keberadaan sepeda motor jenis Honda CB 100 dengan nomor polisi DN 5181 CB itu. “Kita berfikir kendaraan itu belum jauh, karena kuncinya kita pegang. Beberapa orang yang kita tanya juga mengaku sempat melihat ada seorang remaja mendorong motor yang ciri-cirinya persis dengan motor saya,” tutur Pandi lagi.
Penelusuran berlanjut, saksi-saksi yang sempat melihat mengungkapkan kendaraan itu mengarah ke Maahas. Sejumlah rekan Pandi yang ada di kelurahan Maahas pun ikut mencari, tapi kendaraan itu tidak ditemukan.”Saya curiga dia tidak tau cara menghidupkan, makanya di dorong. Malam itu kemungkinan motornya dia sembunyikan, terus subuh dibakar karena kesal tidak tau cara menghidupkan. Sebab paginya ada informasi sudah terbakar di kilo 8,” sebutnya.
Ditanyakan, kemungkinan jika ada orang yang sempat berselisih dalam pertandingan. Pandi mengatakan jika hal itu tidak mungkin. Karena mereka baru dua kali bertanding dan tidak ada masalah. Selain itu, pada pertandingan tersebut mereka justru tim yang kalah.”Suak dikase bae sampe gagah, dorang pi bakar,” ucap salah satu rekan Pandi yang ikut mendampinginya ke kantor polisi senin kemarin.
Anehnya, dilokasi tersebut juga terparkir berbagai jenis kendaraan lain yang dari segi merk dan nilai rupiah lebih tinggi. Namun, kendaraan lawas milik Pandilah yang diambil si pencuri.”Ada motor kawasaki, banyak juga motor lain yang lebih bagus, tapi dia malah ambil ini motor. Kayaknya, masih amatiran dia (pelaku,red) ini,” kata rekannya lagi.
Rasa kesal atas ulah oknum pencuri tersebut sangat jelas terlihat diraut wajah Pandi. Bahkan diakhir perbincangan, Pandi masih menyesalkan sikap pengelolah Maleo Sport yang dianggap tidak bertanggungjawab sama sekali dengan jawaban yang diberikan atas sejumlah pertanyaan terkait tanggungjawab mengenai kendaraan yang diparkir malam itu.(van)

About kanaya