Home » Berita Utama » Honorer K2 Kembali Datangi Kantor Bupati
Honorer K2 Kembali Datangi Kantor Bupati
K2 DEMO LAGI: Puluhan honorer K2 yang tidak lulus CPNS, Senin (10/03) kemarin kembali mendatangi Kantor Bupati Banggai untuk meminta kejelasan nasib. Mereka diterima oleh Kepala BKD Syamsuridjal Poma. [foto Upic/Luwuk Post]

Honorer K2 Kembali Datangi Kantor Bupati

Tim Verifikasi Terima 200 Nama yang Diadukan

LUWUK-Massa aksi honorer kategori 2 (K2) kembali mendatangi kantor Bupati Banggai. Mereka diterima langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banggai Syamsulrijal Poma, Senin (10/3).
Dihadapan puluhan tenaga honorer K2 yang menggelar aksi, Syamsulrijal kembali menegaskan akan memproses seluruh aduan terkait 679 tenaga honorer K2 yang dinyatakan lulus seleksi CPNS oleh panitia seleksi nasional (panselnas). “Seluruh aduan yang telah masuk akan diverifikasi dan bila hasil verifikasi benar ada yang lulus namun tidak pernah aktif akan dikeluarkan,” tegasnya dihadapan para tenaga honorer K2 tersebut.
Syamsulrijal mengatakan, sampai saat ini sekretariat tim verifikasi telah menerima 200 lebih nama tenaga honorer K2 yang diadukan oleh elemen masyarakat maupun dari pimpinan SKPD terkait. “Ini akan kita verifikasi secara ketat dengan melibatkan unsur dari Polres dan Kejaksaan,” tandasnya.
Terkait pimpinan SKPD yang bakal berurusan dengan hukum, bila terbukti ada tenaga honorer yang lulus, namun tak pernah bekerja, Syamsulrijal menegaskan, proses hukum itu bisa terjadi, sepanjang pimpinan SKPD membuat pernyataan yang tidak benar. “Pimpinan SKPD akan berusan dengan hukum bila membuat pernyataan tak benar,” jelasnya.
Meski sudah dijelaskan, sejumlah tenga honorer K2 meminta Kepala BKD menanda tangani surat pernyataan yang disodorkan para tenga honorer K2 di kantor tersebut. (bd)

About kanaya

11 comments

  1. Mengapa ada demo lagi. Apakah rekan rekan sekalian tidak dapat informasi bahwa honorer k2 akan direkrut kembali? Pastilah sudah tau. Yang lulus tetaplah lulus. Yang belum lulus sisa mempersiapkan diri dengan cara belajar dan belajar. Bila rekan rekan sekalian benar benar honorer sejati dan asli pastilah anda ada di instansi anda tempat honorer. Bukan malah melakukan demo. Curiga yang demo ini bukan honorer. Tapi……

  2. Bila dilihat di gambar. Wajah wajah para demonstran menunjukkan ekpresi yang beragam. Tapi satu wajah yang paling sering muncul difoto demonstran yaitu wajah laki laki belia. Sudah berapa lama sebenarnya menjadi tenaga honorer? Semoga saja para honorer ini tidak disusupi oleh pihakpihak yang tidak bertanggung jawab.

  3. Semua pihak mengetahui bila menjadi tenaga honorer itu memiliki pendapatan cuma beberapa ratus saja sebulan. Tentu tidak mencukupi buat memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Maka wajarlah tenaga honorer itu mencari pendapatan diluaran. Karena belum tentu juga honor rajin dan tidak bodong akan lulus tes atau akan menjadi PNS. Dapat disimpulkan bahwa untuk mencari tenaga honorer yang benar benar murni seperti apa yang diminta di PP no 56 itu khususnya di kab. Banggai ini hasilnya pasti nihil. Jadi tuntutan para pendemo itu hanya membuat risih saja. Bagaimana dengan yang membuat tuntutan? Semoga masa honornya murni. Supaya aman dan terus aman, yang lulus ya lulus. Jangan diganggu gugat lagi. Yang belum lulus cpns k2 persiapkan diri dengan semangat belajar.

  4. Orang bilang bisa menjadi PNS itu karena nasib. Begitulah umumnya sering diutarakan. Para honor telah melakukan berbagai upaya agar bisa lulus menjadi PNS. Mulai dari menjadi honor semurni murninya. Berdoa siang dan malam. Belajar contoh soal CPNS sampe pake sogok sogokkan tapi toh tidak bisa lulus juga. Tapi justru yang lulus tes mereka yang minta SK dan tidak honor. Begitulah faktanya. Yang suka demo coba renungkan kalimat itu.

  5. Baliho para pendemo berisikan tuntutan yang bagus. Tapi yang melakukan itukan rekan sendiri sesama honorer. Pada waktu membuat SK siluman itukan sama sama. Nama honorer di satu instansikan dikirim kolektif tentu sudah diketahui sebelumnya. Kenapa baru sekarang dilaporkan? Kok baru mereka lulus dituntut? Bikin pusing BKD saja.

  6. aturan harus di tegakan

    salam hormat Buat Bapak bupati banggai dan kepala BKD kami cuma minta aturan harus ditegakan sesuai pp 56 yang seharus honorer yang berhak lulus harus menurut pp 56 tolong jangan abaikan itu buatlah kami supaya kami percaya bahwa aturan itu benar, kami cuma minta tolong verifikasi ulang data pengumuman k2 yang sudah lulus dengan sejelas-jelasnya jangan bohongi kami, sehingga kami nantinya tidak ada rasa curiga tentang suap menyuap sebab pengumuman k2 tidak sama dengan pengumuman tes umum,sebab k2 hanya di peruntuhkan bagi yang mengapdi sesuai aturan PP 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Honorer menjadi CPNS.

  7. Sebelum pengumuman 3 sahabat sesama honorer selalu kompak. Mereka menutupi temannya yang ternyata memanipulasi data hingga masuk k2. Sekarang giliran pengumuman ternyata yang lulus malah yang siluman. Eh mereka malah koar koar membeberkan rahasianya. Ckck orang aneh coba kalau tiga tiganya lulus pasti rahasia itu aman aman saja. Tidak akan ada k2 siluman kalau lingkungan sekitar melaporkan sejak awal pemberkasan. Kalau sekarang baru melaporkan terlambatttttt..

  8. Maling teriak pencuri. Pencuri teriak maling. Yang benar manakah? Oh dua duanya.

  9. YANG LULUS TETAP LULUS !!!!. Harga mati itu. Tidak bisa ditawar tawar lagi. Entah siluman apapun bentuknya lulus ya lulus.

  10. Honorer di kab. Banggai ini sudah terangkat semua. Honorer k2 yang sekarang ini adalah honorer terbit tenggelam. Pemerintah daerah sudah tau itu. Mana ada honorer yang jumlahnya sampe 4 ribuan. Untuk apa pakai verifikasi segala. Apa yang di verifikasi. Masalah honor menghonor dialami sendiri oleh saya dari 2001. Jadi tahu persis honorer itu seperti apa. Masalah daerah hanya orang daerah yang tahu. Bukan pusat. PP no 56 itu tidak layak diterapkan di kab. Banggai. Kendatipun honor menurut pp no 56, bila ujian tes hanya dianggap formalitas? Yang dicari sekarang adalah orang berkualitas bukan kuantitas. Maaf bila ada kata saya yang salah.

  11. Aku setuju dgn pendpat diatas,,hal yg perlu di perhatikan adalah apakah benar ada 4000 ribuan k2 di kab.banggai??? Seingat saya pengangkatan honorer (data base ) terakhir di angkat thn 2010 aneh khan kalau ada absen honorer sekarang tidak mencantumkan nama-nnama honorer yang dahulu,,( passtinya k2 sekarng mulai star 2010. ) Pak BKD buatkan sj surt pernyataan masing k2 (jgn kolektif ) isinnya mereka. Siap di pidanakan jika b