Home » Berita Utama » 224 Orang Terindikasi Honorer Siluman
224 Orang Terindikasi Honorer Siluman
Demo Honorer K2

224 Orang Terindikasi Honorer Siluman

Hasil Aduan Sesama Honorer

LUWUK-Keseriusan Komisi A DPRD Banggai mengawal lahirnya aparatur negara yang bersih boleh diacungi jempol. Sebagai tanggungjawab moral terhadap jalannya pemerintahan yang bersih, Komisi A DPRD Banggai yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Banggai, Suprapto, menyerahkan data pengaduan terhadap indikasi honorer siluman yang dinyatakan lulus dalam pengumuman hasil ujian tertulis seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rilis website Menpan dan BKN. Sebanyak 224 dari 679 honorer lulus terindikasi siluman berdasarkan hasil aduan keberatan sesama honorer diserahkan kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) serta ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Di KemenPAN dan RB, data aduan keberatan itu disampaikan oleh komisi membidangi pemerintahan umum dan kesejahteraan rakyat pada hari Senin (4/02). Sehari setelah menyerahkan ke Kemen PAN & RB yaitu pada Selasa (5/02) Komisi A menyerahkan data yang sama kepada BKN. Penyerahan data aduan indikasi honorer siluman oleh lembaga dewan direspon baik oleh Kemen PAN dan BKN. Di KemenPAN, Komisi A diterima oleh Asisten Deputi Perumusan Pengaduan SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB, Arizal. Sedangkan di BKN diterima oleh Kasubag Publikasi BKN RI, Tomy Donardi. Kewenangan meneliti pengaduan adalah BKN. Asisten Asisten Deputi Perumusan Pengaduan SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB, Arizal menyampaikan agar mengarahkan pengaduan tersebut kepada BKN. Pengelola teknis adalah BKN, karena ada tim yang meneliti pengaduan keberatan dan pengaduan lainnya terhadap honorer Kategori II yang lulus seleksi tertulis. “Bahan yang diserahkan oleh dewan akan jadi bahan penelitian BKN selanjutnya,” ungkap Sekretaris Komisi A DPRD Banggai, Hidayat Monoarfa via pesan singkat kepada Luwuk Post, usai berkonsultasi di BKN RI, Selasa (4/02). (top)

About kanaya

9 comments

  1. Banyak honorer k2 yang tidak lulus test cpns k2 dikarenakan ada yang mengganggap bahwa test hanyalah sekedar formalitas semata. Menjadi tenaga honorer lama juga dianggap jaminan mutlak akan lulus k2. Jadi para honorer yang yang tidak lulus harus legowo menerima kenyataan. Masi ada kesempatan berikutnya menanti untuk memberikan harapan yang lebih baik tentunya.

    • honorer k2 yg terdaftar di data base rata-rata memiliki sk siluman…mengapa..? karena perekrutan sebagai data base honorer dilakukan 2008. sementara 2005-2006-2007 rata-rata sk honornya siluman…

  2. Janganlah selalu menyalahkan pemerintah bila ada honorer siluman. Honorer siluman itu ada karena honorer itu sendiri yang telah memberi “restu” kerabat, saudara untuk turut serta sebagai honorer k2. Pengumuman tiba justru yang palsu lulus yang asli tidak lulus lantas koar koar melaporkan kerabat dan saudaranya ke anggota dewan. Anggota dewan pusing BKD juga pusing. Bapak Bupati juga. Sememtara sesama honorer kekerabatan dan kekeluargaannya semakin retak. Fasilitas negara juga rusak.

  3. Bila pemerintah melaporkan honorer siluman kepusat. Itu sama saja membuka tabir hitam pemerintah daerah kab. Banggai. Padahal kalau ditelisik justru tenaga honorerlah yang membuat pemerintah pusing. Bagaimana tidak , tenaga honorer yang dikirimkan namanya secara kolektifi itu ke BKD ada nama teman yang sudah ta nyata tidak honor. Pada saat uji publik mereka yang siluman ditutup tutupi. Setelah pengumuman justru yang siluman lulus. Lalu siapa yang disalahkan? Pemerintah daerah pastinya. Menurut saya yang sudah lulus itu jangan diganggu gugat lagi.

  4. Pemerintah daerah kab. Banggai jangan cuma sibuk mengurus tenaga honorer yang tidak lulus saja. Utamakanlah mengurus mereka yang telah lulus. Upayakan mereka tetap dipertahankan meski ada gejolak. Bagi yang tidak lulus tes cpns k2 masi bisa mengikuti penerimaan berikutnya. Pemerintah pusat tentu telah mengeluarkan kebijakan baru denga menerima tenaga honorer k2 untuk diangkat semua secara bertahap. Kami yang telah lulus tetap mendoakan yang terbaik buat honorer k2 yang belum lulus saat pengumuman kemarin.

  5. Pemerintah pusat menentukan siapa yang lulus dari honorer k2 kab. Banggai. Pemerintah daerah menerima ketentuan itu. Walaupan pp no 56 menentukan SK k2 dari tahun 2005 tetapi ada kedapatan honorer yang pengabdiannya 3 tahun, menurut saya tetap dapat diterima asalkan lulus ujian tes cpns k2 kemarin. Dari pada menerima honorer k2 yang lulus tanpa tes bisa diragukan kemampuannya dalam segi apapun. Bahkan yang tidak honor sekalipun dapat diterima. Tidak honor saja berkualitas apa lagi terlibat honor.
    Menerima honorer keluar dari ketentuan pp no 56 itu tidak lebih hanya merupakan pelaksanaan Otonomi Daerah saja.

  6. Bapak Bupati, Anggota dewan beserta bapak BKD yang terhormat. Segera bapak membuat kebijakan baru sebagai upaya pelaksanaan Otonomi Daerah di kab. Banggai ini dengan menerima dan mengesahkan mereka yang telah lulus dalam pengumuman kemarin. Dengan begitu bapak bapak sekalian tidak merasa ragu lagi bila menandatangi Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM) pada saat pemberkasan nanti.

  7. Kalau saya tetap harus di clerkan yang honor siluman, mau jadi apa klau yang lulus tes siluman cuman karena bayar, kamu tidak takut sama Tuhan, atau makan uang yang tidak lama bikin kamu mati pelan – pelan bagi yang bayar dan yang menerima uang, bilang lulus murni, klau lulus murni itu menurut saya uang siapa uyang paling besar setorannya pasti lulus murni, meskipun lembar jawabannya cuman dia tulis dibawa saya menang, itu saja

  8. mau dibersihkan k2? caranya gampang. yang lulus dan yang gak lulus sama sama diperiksa aparat kepolisian, karna banyak juga siluman yang tidak lulus tapi berkoar koar